Dewa Kipas Vs Irene Sukandar Tarikh Ini, Siapa Unggul?

Lebih lanjut, Levy mengatakan dengan lebih dari 1 juta orang menonton pertentangan tersebut, maka olahraga catur bisa semakin terkenal. Ternyata, pertentangan catur tersebut tak luput dari pencegahan Levy Rozman, pemilik akun GothamChess, dengan sebelumnya dituduh duga membuat akun Dewa Kipas diblokir daripada Chess. com. Sesuatu itu diungkapkan Dewa Kipas usai order uang Rp 100 juta dari duelnya melawan Grand Master Wanita Irene Kharisma Sukandar, Senin (22/3/2021) kemarin.

Daerah khusus ibukota jakarta, Beritasatu. com – Grand Master Ananda Irene Kharisma Sukandar berhasil menundukkan pencedok akun Dewa Kipas, Dadang Subur, pada pertandingan catur pertemanan, Senin (22/3/2021). REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — GM Irene Kharisma Sukandar memenangi dwitarung catur menentang Dadang Subur alias Dewa Kipas, Senin (22/3). Irene menundukkan Dewa Kipas secara skor 3-0 daripada empat babak dengan direncanakan.

Ia juga menyandang terma Master Internasional dgn ELO 2400. Peri dimulai saat bapak Ali, Dadang Subur dinyatakan menang. Terlihat, Ali Akbar menaksir pemblokiran akun ayahnya itu dimulai atas kekalahan Gotham Chess yang kemudian menciptakan pendukung Gotham kesal dan akhirnya berujung pelaporan massal dalam akun Dewa_Kipas. Pada sisi lain, merasuk Heri, para pengguna sebenarnya juga dapat menganalisis data game Dewa Kipas sebab data permainan berwatak publik. Berdasarkan statistik, menurut Heri, tersedia lebih dari 500 akun di Chess. com yang diblokir karena melanggar kebohongan, misalnya cheat engine atau kecurangan unik. “Jadi, memang itu tegas kalau tersedia pemain yang mengabaikan, ” tambah Heri.

Catur dewa kipas

Apalagi, Dewa Kipas tetap disanjung karena dianggap berani dan malah mendapat hadia uang Rp100 juta. Dari pengalaman Pak Dadang di akun Dewa Kipas, dia pintar main catur 10 menit, ” kata wasit. Namun kekalahan Dewa Kipas terjadi di babak pertama setelah ia melakukan blunder dengan memberikan gajahnya ke pihak lawan. Blunder ini membuat pemilik nama asli Dadang Subur menyerah dan kalah. Permainan Dadang Subur alias ”Dewa Kipas” saat dikalahkan IM Irene Kharisma Sukandar dibedah ahli dari Percasi. JAKARTA – Pertandingan catur antara Dadang Subur alias Dewas Kipas melawan Grand Master Irene Kharisma Sukandar digelar Senin (22/3) ini di kanal YouTube Deddy Corbuzier pukul 15. 00 WIB.

Sebelumnya, bangsa Indonesia sempat dihebohkan oleh kabar kerusakan yang dilakukan Batara Kipas saat berlomba melawan pecatur universal Levy Rozman dalam catur digital chess. com. Pertandingan perkawanan catur antara Batara Kipas alias peti Dadang dengan Grand Master Irene kesudahannya dimulai. Pertandingan ini disiarkan langsung dalam channel Youtube Deddy Corbuzier. Unggul 3-0 membuat Dewa Kipas alias Dadang Subur menyerah dah bukan melanjutkan babak final. Meski begitu Deddy Corbuzier telah mewujudkan total hadiah sejumlah Rp300 juta. Di dalam laga catur perkawanan ini, baik Batara Kipas maupun Irene bertanding dalam format empat babak.

Sawala empat babak berikut diinisiasi oleh Youtuber Deddy Corbuzier menyambut polemik yang dimunculkan Dewa Kipas dengan pertarungan catur on line Chess. com. Dia mengaku sering tampil catur dengan orang-orang dewasa di kira-kira rumahnya. Namun, Eka juga mengaku merana dengan polemik dalam media sosial dengan terjadi akibat dekrit penutupan akun Batara Kipas oleh pereka chess. com.

Babak perdana pertandingan dimenangkan per Irene atas Dewi Kipas. Posisi Iren juga diuntungkan olehkarena itu ia memegang benteng catur warna suci sehinga bisa mengasaskan lebih awal pertentangan. Namun, ketika tersebut semua datang & pergi, esensi kesahan dalam catur seharusnya tidak mati. “Pak Dadang bisa main catur dan luang mengimbangi Irene. Bila dikategorikan Pak Dadang ini hampir master, ” ujar Susanto Megaranto. Chess. com mengklarifikasi bahwa banned dilayangkan ke akun Dewa Kipas sebab ada indikasi satwa statistik berbuat sadis. Percasi juga membuka data grafik suguhan Dewa Kipas secara terlalu bagus satwa menyerupai BOT.

Wajar hasil tersebut mengutarakan bahwa kemampuan Irene berada jauh pada atas level Dadang Subur. Hal ini pun diakui per Grand Master Susanto Megaranto, yang menunjukkan kemampuan Dadang Subur saat ini belum cukup mampu guna bisa mengalahkan Irene. TRIBUNNEWS. COM, DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA – Laga “persahabatan” antara WGM Irene Kharisma Sukandar satwa Dewa Kipas sandi asma Dadang Subur sangkasangka ikut menarik penghargaan Federasi Catur Globe. Sisi buruknya, Rozman menyebut Dadang Subur yang mendapat Rp 100 juta / hampir senilai tujuh. 000 dolar Amerika Serikat itu menelan pujian berani satwa tidak mau mengklaim kebenaran. Rozman menamai ada sisi indah dan sisi jelek dalam pertandingan dengan digelar di studio podcast milik Deddy Corbuzier ini. Tatkala waktu berpikir Irene Sukandar tersisa sekitar enam menit, selama Dadang Subur tujuh menit, kedua pemain masih belum membuang bidak lawan.