Irene Kharisma Sukandar Is To Be The Most Successful Woman Chess Player In Indonesia Justii. Read

Kala itu, Irene yang masih berusia 11 tahun melawan dengan para pecatur senior. Bersamaan dgn itu ia pun mulai mengikuti variasi turnamen catur. Semenjak Covid-19 merajalela pada seluruh penjuru globe dan mengharuskan segala orang mengurung ada dalam rumah, skak menunjukkan perkembangan bermakna di pelbagai garis haluan internet.

Mereka kendati sepakat untuk berbuat pertandingan persahabatan nun didukung langsung sama mantan pesulap Deddy Corbuzier. Sementara tersebut, Medina Warda Orang suci mengaku gembira serta berterima kasih merekam kesempatan untuk tersangkut dalam kompetisi tersebut. Marchaban menambahkan, terpeleset dari duel Irene dan Dewa Kipas, diharapkan kedepan performa percaturan di Nusantara khususnya di Kota Cilacap semakin cantik dan mampu langsung berkembang. Terlebih dalam tahun ini sekitar even sudah menunggu, seperti kualifikasi Prematur Porprov Jateng serta Pordulongmas 2021. Provisional itu untuk lawannya yakni Dadang Subur atau Dewa Kipas diketahui viral setelah mengalahkan GothamChess khilaf satu pecatur pokok Amerika yang bergelar International Master. Duel catur antara Grandmaster Wanita Irene Kharisma Sukandar dan Batara Kipas, yang nunggangi perhatian karena kasusnya di Chess. com, akan berlangsung Senin hari ini, 22 Maret 2021.

Tidak sekedar bermain, tapi pula belajar strategi dengan perantara permainan catur. President Director & CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, kompetisi catur online ini berhajat untuk mendorong mahasiswi Indonesia untuk tampil sekaligus belajar skema melalui permainan catur. Kompetisi ini dijalani serempak secara on line antara 650 tokoh catur muda dipertemukan dengan Woman Grand Master Medina Warda Aulia, seorang WGM termuda dari Nusantara dengan segudang penampilan dunia. Kiprah Medina menghadapi 650 pecatur secara online menelan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia. Sayembara itu akan disiarkan langsung melalui parit podcast Deddy Corbuzier. Duel di buat papan catur berikut, bermula akibat kekisruhan yang muncul selesai Dewa Kipas dilaporkan curang dalam sayembara catur digital di chess. com, menentang pecatur internasional Levy Rozman.

“Julisa bermain sangat indah. Dia punya skema yang tak rontok dengan saya. Permainannya mulai terbentuk & tidak perlu saat lama untuk menutup pertandingan, ” ujar Medina usai berperang. Liputan6. com, Jakarta Nama Irene Kharisma Sukandar kembali tampil ke permukaan sesudah pecatur Dadang Subur yang dikenal dgn julukan Dewa Kipas merasa tersinggung dampak ucapan Irene tonton kemampuan catur si Dewa Kipas. Disinggung soal kabar Simposium di Kabupaten Cilacap, Marchaban mengungkapkan, sekitar ini sudah semua bagus dan dapat menyumbangkan sejumlah medali di ajang bermutu. Hal itu adalah salah satu bukti transparan dari keberhasilan revitalisasi atlet muda pasti Cilacap yang dibina oleh Percasi Kota Cilacap. Saat sayembara berlangsung, Irene mengambil keunggulan 3-0 dgn rincian dua bengawan menggunakan bidak murni dan sekali benteng hitam. Dadang sebelumnya tidak terima pengumuman Irene Kharisma Sukandar tentang dirinya secara mencoreng para tokoh catur Indonesia pada kancah internasional.

Woman Grand Master chess

Irene Sukandar bakal bertanding hari ini, Senin, 22 Maret 2021 menentang Dadang Subur alias Dewa Kipas dengan belakangan viral sesudah mengalahkan International Master Levy Rozman secara akun Gothamchess di Chess. com. Candidate Master atau CM dan Woman Candidate Master diperkenalkan di tahun 2002, cara yang biasa untuk seorang pemain untuk memenuhi syarat untuk gelar Kandidat Master adalah dengan meraih peringkat Elo 2200 atau lebih. Untuk pemain yang bertangga lebih dari 2000 tetapi di lembah elo 2200. Alternarifnya calon Grandmaster pula bisa mendapatkan menggelar ini dengan memenangkan salah satu daripada Turnamen Dunia Superior, Turnamen Dunia Yuwana, Turnamen Kontinental / Turnamen Dunia Cewek.

Dari saat itu, identitas Chelsie sendiri benar-benar cukup diperhitungan dalam dunia percaturan, walaupun masih berusia luar biasa muda. Padahal, dibanding dunia caturlah dirinya justru bisa mengusik prestasi, memperoleh reputasi, menempuh pendidikan terlintas mendapat pekerjaan. Sukma Irena nggak roboh dari dunia gajah-gajahan, bahkan pendidikan dalam tingkat universitas ia peroleh dari dana siswa karena prestasinya dalam dunia catur.

Untuk permainan yang dapat dikatakan cukup uzur, aturan permainan skak tentunya banyak mendapati perkembangan. Nama Dewi Kipas melambung olehkarena itu dituding Levy Rozman melakukan kecurangan kala bermain dengannya pada laman Chess. com. Rozman beralasan, muslihat itu terlihat atas lamanya Dewa Kipas memindahkan bidak caturnya. Setelah berjuang enam tahun mendapatkan ELO Rating yang mencecah 2400, ia sudahnya resmi mendapatkan menggelar International Master dengan merupakan gelar dengan ditujukan untuk pecatur laki-laki. Kakaknya dengan juga bersekolah gajah-gajahan membuat Irene dengan masih berusia 8 tahun jadi masuk sang ayah buat sering mengantar sang kakak ke bersekolah catur tanpa tau bahwa ia memiliki bakat dalam tampil catur.