Kerja Santai Dari Rumah? Gampang, Jadi Pekerja On Demand Jakarta Aja

Jadi, manfaat berpikir positif yang paling utama saat do business from home ini adalah pekerjaan Anda cepat selesai dengan hasil yang baik. Caranya sangat sederhana, yaitu dengan menjauhi ponsel, tv, atau gamemu. Kalau anggota keluargamu kerap menganggu atau berisik, mungkin kamu bisa meminta pengertian kepada mereka, kemudian memilih area Situs slot judi online resmi di Indonesia kerja yang cukup berjauhan dengan interaksi keluarga. Mematikan fitur media sosial di ponsel juga dapat membantumu untuk lebih berkonsentrasi sehingga produktivitas kerja lebih meningkat. Hal ini karena terlalu banyak bekerja justru dapat membuat kondisi tubuh kelelahan sehingga produktivitas kerja menjadi menurun.

Energi adalah komponen penting yang dibutuhkan untuk secara konsisten menghasilkan karya terbaik, di mana pun kita berada. Jangan buang pikiran jernih dan energi untuk merencanakan apa yang harus dilakukan selama delapan jam ke depan. Jika Anda golongan ‘orang pagi’, Anda bisa menyelesaikan banyak pekerjaan pada pagi hari.

Tak ada salahnya untuk mencari kegiatan lain yang bisa dilakukan dari rumah. Misalnya memasak atau menata kembali ruang di rumah yang berantakan. Bekerja dari rumah bukan berarti tidak menghubungi dan berkoordinasi dengan teman di kantor. Apalagi, saat ini sudah banyak aplikasi seperti Whatsapp call, Google Hangout, Skype dan Zoom yang penyediakan percakapan by way of video. Alih-alih ingin menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, justru godaan terlalu santai sangat besar. Atur jadwal olahraga agar sesuai dan tidak over menggunakan smartwatch dari Garmin Venu.

Misalnya dihadiahkan nomor antre yang lebih cepat oleh orang lain. Beberapa hari lalu saya membaca sebuah tulisan tentang kehidupan di Indonesia yang dinilai sangat santai. Sampai-sampai ada seorang antropolog dari Korea yang dengan sengaja mengirim anaknya ke Indonesia untuk mempelajari sekaligus menikmati kesantaian itu.

Kemudian, Tayson melanjutkan agar pekerja tidak lupa sering berkomunikasi dengan rekan kerjanya seperti layaknya ketika ada di kantor. Bertemu muka lewat video dan berbincang selama 10 menit hingga 30 menit cukup untuk mengatasi kesepian dan stres ketika bekerja sendirian di rumah. “Hal itu tentunya memang akan lebih menantang bagi pekerja yang sudah memiliki anak, apalagi anaknya masih kecil. Mereka harus rela multitasking antara pekerjaan dan urus anak karena tidak ada bantuan dari tempat penitipan anak atau sekolah,” lanjutnya. Tayson juga mengungkapkan bahwa tetap perlu ada pembatasan antara kehidupan sehari-hari dan pekerjaan. Hal ini bisa dilakukan, misalnya, dengan menjadikan satu ruangan di rumah khusus untuk bekerja dan tidak mengecek grup bersantai di saat jamnya bekerja.

Bekerja santai dari rumah

Kalau diminta untuk “pergi bermain” di jam kerja, hal tersebut memang sulit untuk dipenuhi. Tetapi jika permintaannya berupa “belanja untuk makan malam” atau “menjemput anak”, mungkin masih bisa diterima. Umumnya orang tua akan menjauhkan anaknya dengan mengatakan “Jangan ke sini, ini sedang kerja”.