Mahasiswa Kedokteran Jadi Pengusaha Muda Berkat Jualan Minuman

Anda bisa mempromosikan bisnis kuliner dengan mudah dan efektif melalui GoBiz. Kemudian yang lainnya adalah dengan buy 1 get 1 untuk hari pertama. Anda juga bisa memberikan souvenir keren untuk pembeli yang melakukan pembelian mencapai Rp100.000. Hal tersebut tentunya akan menarik minat orang-orang untuk membeli bakso di tempat usaha Anda. Ketika baru memulai usaha bakso tentunya Anda perlu melakukan strategi promosi untuk menarik orang agar datang dan membeli bakso di tempat jualan Anda.

Karena peluang usaha di pedesaan ini sangatlah dinamis perkembangannya, sehingga sangat cocok untuk anak muda yang mempunyai semangat untuk belajar dan berinovasi. Buktinya, saat kuliah di Binus, ia mendirikan clothing line Men’s Republic PRAGMATIC SLOT yang sukses digandrungi hingga ke Asia Tenggara. Akhirnya, Yasa pun terpilih sebagai salah satu anak muda bersinar di Asia dalam Forbes 30 Under 30. Yup, bagi orang sukses, kegagalan merupajan pelecut semangat dan “sekolah” untuk belajar.

Menjadi pengusaha sambil sekolah

Selain Prakerin yang sudah merupakan program wajib di SMK, beberapa sekolah telah menerapkan Teaching Factory , yaitu pembelajaran yang berorientasi produksi dan bisnis. Pembelajaran melalui TEFA adalah proses penguasaan keahlian atau keterampilan yang dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar bekerja yang sesungguhnya untuk menghasilkan produk atau jasa yang dipesan oleh konsumen . Pembelajaran semacam ini tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

Umumnya masyarakat desa memang telah hidup dengan pertanian sehingga menjalankan usaha pertanian hidroponik bukanlah hal yang sulit dipelajari dan dijalankan. Selain itu, jenis peluang usaha di kampung ini memiliki bahan instalasi yang juga cukup mudah didapatkan dan dirangkai. Sudah banyak berbagai tutorial di kanal Youtube yang menjelaskan bagaimana bertani menggunakan metode hidroponik.

Ia berhasil mengenalkan produknya dengan baik dan penuh percaya diri. Itu bisa dilihat kala ia berkelakar dan membuat audiensinya tertawa, menandakan ia sangat rileks berbicara di depan orang banyak. Ke depan, ia akan berinovasi menciptakan brownies dengan ukuran yang lebih kecil agar harganya pas di kantong pelajar.

Bahkan di salah satu gerai yang berlokasi di depan salah satu pusat perbelanjaan di Colomadu ini cukup ramai konsumen. Dalam sehari bisa menghasilkan omzet Rp 400 ribu atau sekitar Rp 8-10 juta perbulan. Wanita dengan kesibukanya berkuliah, berbisnis, dan berorganisasi ini membiayai kuliahnya dengan hasil usahanya sendiri.